Breaking News

Sudin LH Kepulauan Seribu Kerja Keras Atasi Lautan Sampah di Pesisir Jakarta

Chakranews.id / (29/4/2024) jakarta-Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Seribu kerja keras membersihkan tumpukan sampah di wilayah perairan dan kawasan pantai.

Fadil Ahmad, petugas sudin LH Kepulauan Seribu mengungkapkan setiap hari satu ton sampah perhari diangkut petugas di Marunda Kepu.

“Setiap hari hampir satu ton sampah kita angkut dari perairan pesisir Jakarta. Kita kerahkan sejumlah petugas untuk mengangkutnya,” ujar Fadil Senin, (29/4/2024).

Sementara itu, Plt Kepala Suku Dinas LH Kepulauan Seribu Dadang Cahya Rusdiana mengatakan, saat terjadi angin barat, volume sampah yang terbawa ke perairan di Kepulauan Seribu biasanya meningkat hingga 70 persen dibandingkan biasanya.

“Diharapkan masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih, kebersihan menjadi salah satu nilai jual Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata.Kami ingin perairan di Kepulauan Seribu bersih dan menjadi tempat yang baik untuk habitat laut hidup dan berkembang biak,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengamat Lingkungan, Hilman Firmansyah mengungkapkan bahwa Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mestinya bekerja sama dengan Sudin LH Kepulauan Seribu untuk bahu membahu membersihkan sampah di pesisir.

“Dengan mengerahkan alat berat pengeruk sampah, agar sampah yang saat ini sedang banyak banyaknya dapat cepat di keruk dan dibuang ke TPST Bantar Gebang,”ujarnya Senin, (29/4/2024).

Tambah Hilman, apalagi Sudin lingkungan hidup sudah sering mengirimkan surat ke dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk bersama sama menangani sampah yang ada di pesisir saat ini.

“Tapi tak jarang surat dari sudin LH Kepulauan Seribu tak ditanggapi dinas SDA,” keluhnya.

Berdasarkan catatan, setiap hari sedikitnya 10 ton sampah diang­kut dari 13 sungai yang bermuara di Teluk Jakarta. Ke-13 sungai tersebut yakni Sungai Mookevart, Angke, Pesanggrahan, Grogol, Krukut, Baru Barat, Ciliwung, Baru Timur, Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat dan Sungai Cakung. Sampah di pesisir Jakarta didominasi oleh sampah plastik.

Upaya pember­sihan kerap tak terlihat ketika gelombang sampah terus mun­cul, terapung dan terempas ombak ke pesisir.

Saat musim barat, sampah yang hanyut di tengah laut, kembali ke darat semua. Kalau lagi musim barat, sampah yang dikumpulkan bisa lebih dari 10 ton.

Tak hanya dari 13 sungai, sampah dari Bekasi juga memenuhi pesisir Jakarta saat musim angin barat. Adapun sampah dari wilayah Tangerang masuk ke pesisir Ibu Kota saat musim angin timur.

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *