Breaking News

Pesantren Rehabilitas Masjid Nurul Amal Terkesan Tutup Mata Atas Hilangnya Eka

 

 

Adik hilang di Pesantren Rehabilitasi Masjid Nurul Amal, Kampung Cibarusah, Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Hermida meminta pihak pesantren bertanggung jawab, Jumat (24/03/2023) Hal ini dikarenakan adiknya yang bernama Eka (35) tahun Sudah satu bulan lebih tak kunjung ada kabar.

 

Orang Hilang Eka 35 Tahun

“Jangan mengatakan kata-kata ikhlas terus terang saya tidak ikhlas, barangpun tidak pernah saya iklaskan apa lagi itu terkait nyawa manusia, sedangkan adik saya punya anak dan anaknya terus menerus menanyakan keberadaan orang tuanya,” Tutur Mida dengan nada sedih.

Kronologi hilangnya Adik saya di pesantren masjid Nurul Amal ketika menjelang subuh, Bapak saya beranjak sholat subuh dan adik saya tidak sholat melainkan menunggu dikamar pesantren, namun sepulangnya bapak dari sholat subuh adik saya(Eka) sudah tidak ada dikamarnya, dan bapak segera bergegas langsung melaporkan ke pihak pesantren bahwa (Eka) hilang, namun pihak pesantren menjelaskan kalau hal ini sudah biasa nanti juga pulang dengan sendirinya ke pesantren.

” Tiga hari bapak saya menunggu dan mencari keberadaan adik saya namun tak kunjung ketemu,” kata mida.

setelah mendengar kabar (Eka) belum diketemukan lalu saya menyusul bapak saya ke pesantren Masjid Nurul Amal pada 12 maret 2023 untuk meminta bantuan kepada pihak pesantren agar adik saya segera dicari,

jawaban pihak pesantren hanya disuruh bersabar, lalu saya langsung melaporkan atas hilangnya adik saya ke polsek Serang Baru dan sampai saat ini blm ada kabar dari pihak kepolisian.

“Jikalau adik saya sudah mati dimana kuburnya karna sampai saat ini adik saya tidak tau bagaimana nasibnya dan sampai detik ini saya mencari keberadaan adik saya,” kata Mida

Saya telepon dan Sms kiyai Margono tidak pernah membalas dan yang membuat Mida terkejut perkataannya sampai semua ke Ikel tetangga saya  yang memberitahukan keberadaan pesantren tersebut.

“Berobatlah disana tempatnya bagus,” ucap mida menirukan perkataan Ikel.

Mida berharap pihak pesantren saling membantu mencari keberadaan adiknya, jangan selalu mengatakan kata-kata ikhlas.

“Terus terang saya tidak ikhlas atas hilangnya adik saya (Eka),” Tandas Mida.

( Risah )

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *