Breaking News

Masinton Pasaribu Dukung OJK Tingkatkan Penyuluhan Jasa Keuangan 

 

Jakarta | Chakranews.id- Anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat dalam upaya untuk meningkatkan literasi keuangan. Menurutnya, OJK harus melakukan penyuluhan penyuluhan di masyarakat khususnya anak muda milenial secara merata untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal.

Hal itu disampaikan Masinton dalam acara penyuluhan jasa keuangan bertajuk “Waspada Pinjaman Online dan Investasi Ilegal” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Puri Mega, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023), Legislator Dapil DKI Jakarta II ini menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan langkah pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar lebih hati-hati memilih jasa layanan keuangan.

“Penyuluhan jasa keuangan oleh OJK ini harus dilakukan secara merata ke masyarat untuk mewaspadai pinjaman online ilegal yang tidak jelas asal usulnya,” ujar Masinton.

Politisi PDIP ini menganjurkan kepada sekitar 200 generasi muda milenial yang hadir sebagai peserta penyuluhan supaya berhati-hati tidak terjebak dalam pemilihan produk pinjol dan investasi ilegal.

“Sebagai legislator yang membidangi masalah keuangan dan perbankan, saya berpesan kepada anak muda kaum milenial supaya lebih bijak memilih produk pinjol dan investasi, jangan mudah kepincut iming-iming. Banyak yang menawarkan pembiayaan atau kredit dengan bunga yang tidak wajar dengan proses yang sangat mudah. Yang seperti itu biasanya fintech ilegal yang akan menimbulkan masalah bagi adik-adik semua di kemudian hari. Bagaimana pinjol dan investasi illegal dan seperti apa produk keuangan yang legal, nanti biar diterangkan oleh OJK yang menjadi mitra kami di Komisi XI,” tutur Masinton.

Selain Masinton, acara penyuluhan tersebut juga dihadiri narasumber dari OJK yang diwakili oleh Dedy Fernando Tumanggor selaku Analisis Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, dan Ruth Simanjuntak Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen. Terlihat juga hadir Bacaleg DPRD DKI Jakarta, Dapil I Jakarta Pusat PDIP Jimmy Fajar, ST.

Dalam paparannya, Dedy Fernando memberikan tips kepada peserta penyuluhan bagaimana membedakan produk layanan jasa keuangan (LJK) legal dan ilegal.

“Pertama, LJK harus terdaftar dan berizin OJK. Untuk mengecek apakah LJK tersebut sudah terdaftar/berizin OJK dapat melakukan pengecekan di website www.ojk.go.id. Kedua, periksa kemiripan nama LJK. Seringkali LJK Ilegal menggunakan nama yang mirip dengan LJK Legal sehingga perlu melakukan pengecekan dengan seksama. Terakhir, LJK yang sudah Legal di Luar Negeri belum tentu sudah Legal di Indonesia,” tutur Dedy Fernando.

Lebih lanjut, Dedy mengemukakan beberapa modus investasi ilegal yang merugikan masyarakat.

“Contohnya, Binary Option, Robot Trading, dan Money Game. Modus-modus tersebut sering menyebabkan masyarakat terjebak, tertipu dan mengalami kerugian finansial. Untuk itu kami himbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada,” jelas Dedy.

( Linna )

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *