Breaking News

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Meminta Majelis Hakim Untuk Membebaskannya Dari Tahanan.

JAKARTA / Chakranews.id— Mantan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meminta majelis hakim untuk membebaskannya dari tahanan.

SYL menyampaikan hal itu melalui kuasa kuasa hukumnya dalam sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2024).

SYL merupakan terdakwa kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang kasusnya ditangani penyidik KPK.

Kasusnya kini sudah berlangsung di persidangan. Pekan lalu, jaksa penuntut umum (JPU) sudah membacakan dakwaannya.

“Kami memohon ke hadapan majelis hakim yang mengadili perkara ini, kiranya berkenan untuk menjatuhkan putusan sela yang sekaligus pula sebagai putusan akhir, menerima eksepsi keberatan penasihat hukum terdakwa Syahrul Yasin Limpo,” kata kuasa hukum SYL, Djamaludin, ketika membacakan eksepsi.

“Memerintahkan terdakwa Prof Dr H Syahrul Yasin Limpo dibebaskan dari tahanan seketika setelah putusan ini diucapkan,” tambah Djamaluddin.

Tim penasihat hukum SYL menilai, surat dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum atau JPU tidak cermat, tidak jelas, tidak lengkap, dan kabur .

Karena itu, pihak SYL meminta majelis hakim menyatakan surat dakwaan JPU batal demi hukum.

“Menyatakan, rumusan surat dakwaan penuntut umum tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap serta kabur, oleh karenanya batal demi hukum,” tegasnya.

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *