Breaking News

DPC GWI Kota Tangerang Himbau Masyarakat Untuk Berhati – Hati Disaat Puncak Arus Balik Lebaran

Tanggerang / Chakranews.id— Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, prediksi puncak arus balik nasional ada di H+3 atau minggu 14 April 2024 sebanyak (40,99 Juta Orang) 21,16%. Sedangkan khusus di Jabodetabek prediksi puncak arus balik terjadi pada H+3 atau minggu 14 April 2024 sebesar 6,12 Juta (21,52%).

Ketua DPC GWI Kota Tangerang, M. Aqil Bahri, S.H, menghimbau bagi masyarakat yang akan mudik lebaran agar menghindari tanggal-tanggal yang berpotensi menjadi puncak arus balik di musim Lebaran tahun 2024 ini, utatamakan keselamatan agar dapat berkumpul kembali bersama keluarga di rumah.

Sementara pihak Jasa Marga memprediksi puncak arus balik 2024 akan terjadi pada H+4 Hari Raya Idul Fitri atau pada Senin, 15 April 2024, dengan jumlah kendaraan di empat gerbang tol utama mencapai 296 ribu kendaraan. Jumlah ini naik 11,7% terhadap Puncak Balik Lebaran 2023 (265 ribu kendaraan) atau naik 127,8% terhadap normal (130 ribu kendaraan).

Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur menjelaskan dikutip pada keterangan resmi, Jum’at (12/4/2024), dengan adanya lonjakan kendaraan yang diprediksi mayoritas berasal dari Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung tersebut, lokasi yang menjadi fokus perhatian untuk diantisipasi oleh pengguna jalan yaitu pada KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan pertemuan kendaraan dari Bandung dan Trans Jawa menuju Jakarta.

Pada prediksi puncak arus balik, peningkatan jumlah volume lalu lintas di titik ini akan mencapai 247,3% terhadap normal dan meningkat 18,4% terhadap puncak balik Lebaran 2023,” ujar Subakti.

Sementara di tempat terpisah, Coki Siregar, SH, Mli yang juga salah satu Pengurus DPC GWI Kota Tangerang, berpesan, jika akan balik pulang lebaran, sebaiknya perlu di perhatikan beberapa, hal, pertama, siapkan fisik yang sehat sebelum mudik, periksa kondisi kelayakan kendaraan, meminum obat atau minuman yang mencegah kantuk “, jelasnya.

Coki yang juga merupakan seorang Praktisi Hukum menuturkan, saat mengemudi pastikan tubuh tidak dehidrasi. Minuman berkafein seperti kopi dan teh mengandung senyawa aktif yang bisa membantu mengurangi rasa kantuk. Selain itu, minuman bersoda, sari buah, atau air kelapa juga bisa menjadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap segar selama perjalanan.

Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah dan mengantuk, sebaiknya istirahat dahulu, carilah tempat yang aman untuk beristirahat, bisa di rest area, pom bensin atau di tempat peristirahatan yang ada, tutur Sekretaris DPC GWI Kota Tangerang tersebut.

Sebaiknya tidak melebihi kapasitas muatan karena ini dapat menyebabkan risiko kerusakan atau kecelakaan. Pastikan juga jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas keamanan mobil.

(M. Aqil Bahri, S.H)

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *